PSYCOLOGICAL DISTRESS
PADA ORANG DEWASA
home
Jenis Emosional Negatif
Diagnosa
DEPRESI
Depresi adalah gangguan perasaan atau mood, kondisi emosional yang berkepanjangan terhadap kondisi mental (berfikir, berperasaan, dan berperilaku) seseorang yang muncul perasaan tidak berdaya dan kehilangan harapan dan disertai perasaan sedih. Gejala klinis depresi antara lain, kehilangan kosentrasi, lambat dan kacau dalam berpikir, ragu-ragu, harga diri rendah, tidur terganggu dan hilangnya nafsu makan.
Terdapat beberapa faktor penyebab orang mengalami depresi, antara lain stress yang berhubungan dengan masalah interpersonal dengan teman, anggota keluarga, pasangan, kesulitan ekonomi, pengalaman hidup yang traumatis, kurang memiliki sosialisasi dengan orang lain (Nevid, Rathus, Greene, 2014).
SOLUSI : 1. Olahraga yang Teratur, Dengan berolahraga secara teratur akan meningkatkan produksi hormon endorfin, zat yang merupakan anti depresan alami dan akan membuat mood Anda membaik. Disarankan untuk melakukan latihan sebanyak 3 � 5 kali dalam seminggu selama 20 � 30 menit. Olahraga aerobik, seperti brisk walking di treadmill, bisa jadi pilihan. Apapun bentuk olahraganya itu lebih baik daripada tidak melakukan sama sekali. Ajak teman, pacar, kerabat atau keluarga agar olahraga Anda menjadi bersemangat.
2. Menjaga pola tidur, Jam tidur yang sedikit juga dapat memperparah depresi. Cobalah untuk sedikit mengubah pola hidup Anda. Tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari, selama 7 � 8 jam sehari. Jauhkan hal-hal yang menjadi halangan di dalam kamar tidur Anda, misalnya smartphone, komputer, atau TV. Sedikit demi sedikit tidur kualitas tidur Anda akan meningkat.
3. Jangan pendam sendiri, Mengutarakan perasaan dan keluh kesah Anda akan membantu Anda meredakan depresi. Jika Anda memiliki seseorang yang Anda percaya untuk Anda bercerita, cobalah temui dia dan curhat dengannya. Terkadang, hanya dengan menemui orang yang Anda percaya dan bisa mendengarkan permasalahan yagn sedang Anda alami akan meringankan beban psikologis Anda.
4. Mengikuti CBT (Cognitive Behavioral Therapy), Bagi seseorang yang menderita depresi, mengikuti CBT terbukti efektif sebagai opsi penyembuhan. Tujuan dari terapi ini adalah membantu pasien yang mengalami depresi menghadapi pikiran dan tingkah laku negatif yang mungkin menjadi penyebab depresi. CBT biasanya berlangsung selama 20 sesi tatap muka dengan terapis. Dalam CBT, terapis akan mengajukan beberapa pertanyaan seputar masalah yang sedang Anda hadapi. Setelah memetakan pikiran dan tingkah laku yang bisa diubah, terapis akan mengusulkan beberapa perubahan yang dapat Anda lakukan untuk membantu Anda mengatasi depresi yang Anda alami.